Press Release English Club 2020

image
By On Tuesday, October 13 th, 2020 · no Comments · In ,

Penguasaan kemampuan berbahasa Inggris menjadi syarat utama untuk bersaing di era globalisasi, khususnya di dunia kerja nyata yang menuntut tingkat persaingan bisnis yang cukup tinggi. Dengan keterampilan berbahasa Inggris, dapat meningkatkan prospek karir dengan berkontribusi langsung untuk memperluas pasar dan mengambil peluang bisnis baru yang tersedia. Terlebih menyesuaikan perkembangan teknologi yang tidak terpisahkan dari komunikasi global yang menggunakan bahasa Inggris sebagai media komunikasi. Sehubungan dengan hipotesis tersebut, maka Fakultas Vokasi Universitas Airlangga menyelenggarakan kegiatan pelatihan bahasa inggris, English Club, sebagai media perantara yang bertujuan untuk menunjang kemampuan dan keterampilan berbahasa inggris mahasiswa prodi D-III Akuntansi.

Kegiatan English Club ini dilaksanakan secara online melalui sarana pembelajaran jarak jauh atau teleconference karena mengacu pada kebijakan pembelajaran dengan sistem daring (dalam jaringan) di tengah adanya pandemi Covid-19 yang masih mendominasi ruang publik. Kegiatan pelatihan yang berfokus pada pembelajaran dengan maksud mengasah, memperkaya penguasaan kosakata, tata bahasa, dan komunikasi dalam berbahasa inggris ini dilaksanakan setiap hari Selasa malam dalam rentang waktu 08 September hingga 06 Oktober 2020. Dipimpin oleh narasumber dari dosen prodi D-III Bahasa Inggris Fakultas Vokasi Universitas Airlangga, Lutfi Ashar Mauludin S.Pd., M.A., M.Pd., pelatihan ini membahas tuntas mengenai kiat jitu penulisan esai bahasa inggris dengan menitikberatkan pada praktik pembuatan esai secara langsung yang dikemas dalam tema acara “Great Minds Discuss Ideas”.

          

Pertemuan pertama dibuka dengan pembahasan mengenai teknik dasar penulisan esai bahasa inggris yang menjadi fondasi dalam pembuatan kerangka esai yang akan dilakukan secara bertahap nantinya. Narasumber menyajikan materi dengan penyampaian yang begitu atraktif dan ditanggapi secara interaktif oleh 20 peserta English Club. Pembekalan brainstorming dalam tahapan prewritting di pertemuan awal ini menjadi kunci dalam

pembuatan esai. Narasumber juga turut mengajak para peserta untuk saling berinteraksi satu sama lain dengan memberikan sebuah topik bahasan yang kemudian didiskusikan secara bersama dan menelaah lebih dalam lagi saat penerapan kegiatan brainstorming dilakukan. Di akhir kegiatan, peserta diberikan penugasan terkait pembuatan ‘thesis statement’ yang mengarah pada topik “Indonesian Economic Outlooks In The New Normal Era” yang telah didiskusikan sebelumnya.

Pertemuan berikutnya, peserta yang telah menyelesaikan penugasan di pertemuan pertama oleh narasumber diminta untuk menjelaskan opini mereka atau tesis yang telah dibuat mengenai topik terkait. Sistematisnya, tiap peserta akan memperlihatkan file mereka melalui fitur share screen pada media pembelajaran yang digunakan. Narasumber akan memberi komentar dan mempersilahkan peserta yang lain untuk ikut menganalisa apakah
opini yang digiring mencakup kata kunci dalam topik “Indonesian Economic Outlooks In The New Normal Era”. Kegiatan tersebut dilakukan secara bergilir diharapkan agar para peserta bisa menelaah kembali apa saja kekurangan yang harus diperbaiki untuk diimplementasikan dalam pembuatan kerangka esai dengan benar. Maka, narasumber kembali memberi arahan kepada peserta untuk membuat drafting awal esai yakni pengembangan dari tesis-tesis yang telah dibuat sebelumnya menjadi rangkaian paragraf. Drafting awal ini akan dibahas lebih lanjut di pertemuan berikutnya.

English Club di pertemuan ke-3 dan ke-4 berfokus pada konsultasi terkait kerangka esai yang telah dibuat oleh peserta. Kegiatan konsultasi ini dilakukan melalui grup chat, tidak menggunakan media teleconference seperti minggu sebelumnya, agar narasumber dapat memantau lebih dekat dan dapat memberikan respon lebih mudah kepada para peserta. Tentunya peserta juga lebih leluasa untuk berdiskusi dan bertanya lebih detail tentang kerangka esai yang mereka buat. Sesi konsultasi berjalan dengan cukup interaktif dari kalangan peserta. Beberapa dari mereka cukup aktif dan tanggap dalam berdiskusi dan tanya jawab.